Cara Mengetik Dokumen di Word dengan Menggunakan Suara

Sudutpc.com –¬†Aktivitas mengetik tentunya sudah sangat umum di era digital sekarang ini. Hampir semua aktivitas manusia bergantung pada teknologi komputer untuk membantu menyelesaikan pekerjaan, termasuk menulis di Microsoft Word. Kegiatan mengetik biasanya dilakukan sambil bekerja, seperti menyelesaikan tugas, menulis skripsi, menulis surat, membuat catatan penting, dll. Semua aktivitas ini terkait dengan dokumen yang ditulis di Word menggunakan keyboard komputer atau laptop. Tentu ini akan lebih cepat dan mudah daripada harus menulis dengan tangan di atas kertas.

Biasanya, pengguna komputer yang berkecimpung dalam dunia menulis akan mengetik di keyboard dengan jari mereka. Artinya, kecepatan mengetik seseorang dapat diukur dari kefasihannya dalam menulis, yang biasa dikenal dengan istilah genggam sepuluh jari. Jika seseorang kurang mahir mengetik di keyboard komputer, proses mengetik akan lambat, bahkan mungkin lebih lambat dari tulisan tangan. Faktor lain yang juga dapat memengaruhi kecepatan mengetik adalah jika seseorang lelah dan jari-jarinya kram.

Tak hanya faktor kecepatan, mengetik dengan jari juga berisiko tinggi salah ketik (typo). Artinya Anda harus memeriksa dan membaca ulang semua kata dan frase yang telah ditulis. Oleh karena itu, artikel ini memperkenalkan cara yang lebih efisien untuk menulis dokumen di Word, yaitu menggunakan suara Anda. Jadi, Anda tidak perlu lagi menggunakan jari untuk mengetik kata per kata di keyboard komputer, cukup ucapkan setiap kata yang ingin Anda ketikkan di dokumen Word. (Baca juga: Tombol Rahasia Microsoft Word)

Bagaimana cara menulis Word menggunakan suara Anda?

Menulis dokumen di Word menggunakan suara Anda memiliki banyak keunggulan dibandingkan menggunakan jari Anda. Misalnya, dalam hal kecepatan, mengetik dengan suara mungkin lebih cepat daripada mengetik dengan sepuluh jari. Jadi tentu saja, ini bagus jika Anda belum bisa mengetik sepuluh jari, tetapi ingin mengetik dengan cepat.

Keuntungan lain dari menulis dengan suara Anda adalah tidak ada kesalahan ketik atau kesalahan ketik. Ini karena setiap kata yang Anda ucapkan diubah menjadi tulisan tangan, jadi tidak akan ada kesalahan seperti huruf atau kata mundur. Jika, misalnya, terjadi kesalahan teks-ke-ucapan, Anda dapat segera membacanya dan melakukan koreksi.

Tidak hanya itu, jika Anda menulis dengan suara dan tidak menggunakan jari lagi, tentu saja jari Anda tidak akan terjepit. Anda tidak akan cepat bosan dan tetap fokus menulis semua dokumen.

Untuk menulis dokumen Word dengan menggunakan suara Anda dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu produk Google yaitu Google Docs. Untuk menggunakan Google Docs, laptop atau komputer desktop yang digunakan harus terhubung ke Internet. Oleh karena itu, jika ingin menggunakan cara ini, laptop atau komputer desktop yang digunakan harus terkoneksi dengan internet. Jika Anda terhubung ke Internet, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Buka browser di laptop atau desktop Anda, disarankan untuk menggunakan browser Google Chrome. Kemudian, di halaman utama Google Chrome, buka situs Google Docs.

Selain itu, jika Anda belum masuk, harap masuk dengan akun Google yang Anda miliki terlebih dahulu. Setelah itu, pada halaman Google Docs yang sudah terbuka, buat dokumen baru dengan mengklik Blank.

Anda juga dapat mengunggah file Word yang sudah ada untuk terus menulisnya di Google Docs. Caranya adalah dengan mengklik ikon Folder dan kemudian di jendela yang muncul klik pada tab Download, lalu klik Pilih file di perangkat Anda dan tambahkan saja file Word yang ingin Anda edit.

Jika dokumen Word yang ingin Anda edit sudah terbuka di halaman Google Docs, klik Tools, lalu klik Voice Typing. Langkah ini dilakukan untuk mengaktifkan alat masukan suara, yang merupakan fitur bawaan Google Docs. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Shift + S.

Setelah alat masukan suara aktif, ikon mikrofon muncul di sisi kiri jendela dokumen. Sebelum menggunakannya, Anda harus terlebih dahulu mengubah bahasa dokumen yang ingin Anda tulis. Jika Anda ingin menulis dokumen dalam bahasa Indonesia, ubah ke bahasa Indonesia. Triknya adalah dengan mengklik tombol bahasa di atas ikon mikrofon. Setelah itu, cari dan pilih bahasa Indonesia atau bahasa yang ingin Anda gunakan untuk menulis.

Setelah mengubah bahasa, klik pada area dokumen tempat Anda akan melanjutkan mengetik, lalu klik ikon mikrofon untuk mulai mengetik dokumen Word dengan suara Anda. Jika pop-up Gunakan mikrofon Anda muncul, klik Izinkan untuk mengizinkan Google Chrome menggunakan dan menerima audio dari mikrofon laptop.

Jika ikon mikrofon berwarna merah, Anda dapat mulai mengetik dengan suara Anda. Setiap kata yang Anda ucapkan dan terima di mikrofon akan tertulis di halaman dokumen. Pastikan Anda mengucapkan setiap kata dengan jelas agar tidak ada kesalahan ketik. Anda juga dapat mengucapkan tanda baca seperti koma, titik, dll. Sedangkan perintah seperti entry, headers, dll. itu harus dilakukan secara manual menggunakan cara menulis rumus di word dengan keyboard atau mouse / trackpad.

Jika Anda sudah selesai dan ingin berhenti mengetik, klik ikon mikrofon merah lagi. Setelah itu, setiap kata yang Anda ucapkan tidak akan tertulis lagi di dokumen.

Untuk menyimpan semua tulisan Anda dalam dokumen Microsoft Word, Anda dapat menyalin seluruh isi dokumen ke Microsoft Word. Anda juga dapat mengunduh file dokumen dalam format Microsoft Word.

Jika Anda ingin mendownload file dokumen dalam format Microsoft Word, klik File, arahkan ke Download, lalu klik Microsoft Word (.docx). Setelah itu, file dokumen yang Anda tulis dengan suara Anda akan diunduh dalam format Microsoft Word.

Buka dokumen Word jika Anda ingin membuat perubahan kecil. Jika dokumen tidak dapat diedit, klik Activate Editing.

Ini adalah cara mudah untuk menulis dokumen Microsoft Word menggunakan suara Anda. Dengan menggunakan metode ini, Anda dapat mengetik dengan sangat cepat dan minim kesalahan pengetikan. Selain itu, jari Anda tidak akan kencang, sehingga Anda bisa menulis banyak dokumen. Jadi jika Anda sedang mengerjakan tesis, artikel, atau karya ilmiah lainnya yang membutuhkan banyak pengetikan, gunakan metode ini.