Teknologi Tercanggih Saat Perang Dunia I

Teknologi Tercanggih Saat Perang Dunia I

Bayonettacontest –┬áTidak ada dari kita yang menginginkan perang, tetapi tidak dapat disangkal bahwa ada banyak inovasi teknologi selama perang. Ketika sebuah negara dihadapkan pada pilihan hidup atau mati, ia akan rela melakukan apapun untuk bertahan hidup, yang pada akhirnya mengarah pada inovasi teknologi.

Tentu saja, banyak inovasi terjadi di bidang militer di sini, tetapi banyak juga yang berakhir dalam aplikasi komersial – geng! Misalnya, tahukah Anda bahwa Internet lahir dari proyek ARPANET dari Departemen Pertahanan AS? Internet yang kamu gunakan untuk membaca artikel ini berasal dari militer dan banyak hal yang kita gunakan saat ini awalnya untuk keperluan militer, geng!

Di sini, Jaka akan membawa Anda kembali ke masa lalu dan melihat 7 inovasi teknologi tercanggih PD I!

1. Tangki

Selama Perang Dunia I, pertempuran yang semula direncanakan untuk bermanuver berubah dengan cepat dengan penggunaan parit sebagai posisi pertahanan yang efektif.

Akibatnya, pasukan Jerman menembaki banyak tentara Sekutu yang tumbang selama penyerangan, menghasilkan pengembangan tank sebagai kendaraan perang.

Berkat perkembangan mobil di awal abad ke-20, tentara Inggris berhasil menggunakan tank pertama di dunia, British Mark 1.

Keberhasilan tank ini akhirnya mendorong Prancis mengembangkan Renault FT yang memiliki desain senapan mesin di atasnya.

Hingga saat ini, tank adalah salah satu kendaraan militer paling terkenal dan salah satu kekuatan utama tentara Rusia – gengnya!

2. Flamethrower (penyembur api)

Faktanya, Bizantium dan Cina menggunakan api sebagai senjata perang di Abad Pertengahan, tetapi penggunaan penyembur api modern dimulai selama Perang Dunia Pertama.

Pasukan Jerman mengembangkan senjata ini sebelum dimulainya Perang Dunia Pertama, tetapi penggunaannya meluas hanya setelah munculnya bunker pelindung di medan perang.

Penyemprot api telah terbukti efektif dalam menghancurkan tentara di bunker tanpa menghancurkan bunker untuk digunakan dalam pertempuran di masa mendatang.

Tidak seperti proyektil biasa yang hanya bergerak dalam garis lurus, penyembur api dapat digunakan secara efektif di medan seperti ini dalam geng.

Di dunia sekarang ini bahkan ada freezer dengan kekuatan yang berlawanan dengan penyembur api.

3. Gas beracun

Tidak semua inovasi teknologi itu bagus, terbukti dengan penggunaan gas beracun yang digagas oleh pasukan Jerman selama Perang Dunia Pertama.

Penggunaan parit selama Perang Dunia I memaksa tindakan Jerman untuk bertindak kreatif, salah satu solusi yang digunakan Jerman adalah gas beracun.

Pada tahun 1915, pasukan Jerman berhasil menggunakan gas klorin untuk memaksa pasukan Prancis mundur, dan taktik ini akhirnya ditiru oleh pasukan Sekutu.

Sayangnya, aplikasi gas beracun ini diikuti dengan perkembangan masker gas yang memaksa kedua belah pihak untuk mulai menggunakan senyawa asing lainnya.

Di kota Amerika Tengah di Amerika terjadi kebocoran gas beracun yang menyebabkan keluarnya kota, yang menginspirasi kengerian Silent Hill.

4. Bola Cahaya

Untuk memfasilitasi pertempuran malam, pasukan Inggris menciptakan rudal ringan yang mengeluarkan jejak cahaya saat ditembakkan.

Cahaya tersebut memudahkan Inggris dan pasukan sekutu lainnya untuk melihat arah tembakan mereka yang membuat rudal jenis ini begitu populer.

Selain itu, seberkas cahaya ini juga dapat membakar hidrogen, yang sangat mematikan jika digunakan dalam balon udara panas Jerman.

5. Panduan lalu lintas udara

Saat pesawat pertama kali muncul di dunia, hubungan antara pilot dan darat langsung terputus begitu pesawat lepas landas, geng.

Kurangnya koordinasi antara kedua belah pihak ini tentunya belum sempurna, apalagi jika menggunakan pesawat di medan pertempuran.

Melihat situasi ini, Amerika Serikat di pihak Sekutu segera mengembangkan radio dua arah untuk memfasilitasi komunikasi telegraf pada tahun 1915.

Pada tahun 1917, radio dikembangkan lebih lanjut untuk memancarkan suara, yang memunculkan profesi pengawas lalu lintas udara saat ini.

Tanpa inovasi ini kita tidak akan bisa bepergian dengan pesawat karena lalu lintas udara pasti akan semrawut, geng!

Sumber: Majapahit.id

Anda mungkin juga suka...